Monday, 24 March 2014

A good starter

There's a morning when you wake up and you perform subuh prayer then you read Al-Mathurat morning version. After that you sit for a while at your mat. 

Breath deeply. Huh. Alhamdulillah, still alive today. That means, you still have a chance to repent. Going back to Allah. When you walk to Allah, He will run to you. 

After doing some evaluation then you feel so calm in a very peaceful and cool morning. You are now going to the window and open it widely. 

Huh. Relief. What a beautiful morning. You see the sky. Subhanallah. This is really a good morning. 

Say to yourself, I will settle more things than I expect. I'm going to make someone happy today. I will be very energetic today. 

Thanks to Allah, for a whole life. 

Alhamdulillahillazi ahyaana ba'dama amaatana wa ilahin nusyur. 


Saturday, 15 March 2014

Di luar petak cinta

Di luar petak cinta
Tiada siapa mahu menjaga
Tinggal lama-lama
Sudahnya hati turut terluka

Merasai kasih dan marahmu
Aku cukup tahu

Sepanjang kepergianku ini
Ada satu rasa menyubungi

Suatu petang itu, 
Aku terjaga dari lena yang enak
Lantas aku bangun dan berpusing di satu tempat
Mana ibu? Aku mahu ibu! Aku rindu dia.

Sedar-sedar dalam mamai itu,
Oh usah bimbang
Aku ada Allah untuk menjaga ibuku.

#mph mahallah hafsah
15032014

Sunday, 9 March 2014

Ternyata beginilah patah hati

Ternyata beginilah patah hati

Karya Tia Setiawati Priatna

Kau takkan bisa memulai sesuatu yang baru
dengan sempurna
Apabila kau belum menutup yang lama
dan merelakannya
Sebelum jatuh cinta padamu
Kufikir patah hati itu perihal yang mudah untuk dihadapi
Di jalanan dan diperbaiki
Namun kurasa aku salah
Ternyata tidak
Patah hati tak pernah mudah
Aku mencuba mengalihkan fikiranku darimu
Kau, orang yang telah mematahkan hatiku
Hidup seharusnya mampu berjalan seperti biasanya kan
Kerna bukan ragamu yang patah
Maka aku membaca buku
Aku menulis puisi
Aku menulis cerita
Aku makan makanan yang paling kusuka
Aku meluangkan waktu bersama teman-teman berdukaku
Aku menyanyikan lagu-lagu
Aku tertawa
Namun sayangnya, tawa yang terasap pura-pura
Ternyata memang tak semudah itu
Sampai satu hari aku mendengar seseorang berbicara dengan lantang sekali
Katanya, ubat sakit hati paling sejati 
Adalah penerimaanmu terhadap rasa sakit itu sendiri
Dan kerelaan untuk mengikhlaskan apa pun
Yang kau fikir telah hilang dari hidupmu
Maka aku memulai semula dari awal lagi
Lalu kemudian kudengar dia berkata lagi
Bagian tersulit bukanlah patah hati
Namun kenyataan bahawa kau sedang menjalani patah hati itu sendiri
Dan yang paling membunuhmu perlahan
adalah kenyataan bahawa kehilangan ternyata begitu menyakitkan
Lalu duniamu terasa berputar di poros yang sama
Masih saja dia, dia dan dia
Mungkin kau akan merasa telah sembuh sepenuhnya
Namun ketika kau melihat dia bersama yang lain
Kau sedar kau belum sama sekali sembuh
Maka aku akan berjalan saja perlahan-lahan
Kerna ternyata memaksakan diri begitu melelahkan

 

Monday, 3 March 2014

Jajahan Cinta Kita

Jajahan cinta kita
Telah menebar ke serata dunia
Telah menusuk ke dalam jiwa 
Jiwa mereka yang dahaga

Jajahan cinta kita
Indah selalu  bak mahligai syurga
Penghujungnya tak terbayang mata
Permulanya entah bila

Namun, 
Jajahan cinta kita ini
Ada terluka terpijak duri
Ada tersadung kakinya di besi
Ada tergelincir terus mati

Ah, aku juga reti rasa kecewa
Aku tak pandai mengejar mereka
Yang terluka itu aku
Yang tersadung itu juga aku
Tapi aku belum mahu tergelincir lalu mati

Setidaknya, gapai dahulu tanganku ini
Supaya aku tidak tertinggal lagi
Dalam jajahan cinta kita

4.02pm
2/3/2014


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...